" Gambaran jika jadi pegawai "
Menjadi pegawai menjadi dambaan sebagian besar orang, termasuk di negeri kita ini. Setiap hari banyak lowongan pekerjaan yang ditawarkan tapi belum bisa menutupi jumlah pengangguran yang ada bahkan setiap hari semakin bertambah dan itu suatu kenyataan.
Bagaimana mensikapi kondisi seperti itu ? , tidak semua orang mempunyai pemikiran yang sama, yang pertama sebagian orang mencari pembenaran dengan mencari kesalahan orang lain, sebagai contoh : ini dianggap kesalahan pemerintah yang tidak bisa membuat kebijakan yang pro terhadap masyarakat kecil pada umumnya dan itu juga tidak salah. Yang kedua sebagian lagi mencari hikmah atau pelajaran dari kejadian yang ada kemudian menentukan sikap yang harus diambil untuk menentukan langkah selanjutnya agar kehidupan terus berlangsung dan menjadi lebih baik.
“ Silakan anda mengambil pola pikir yang mana, karena anda sendirilah yang tahu kapasitas diri anda sendiri “
Kembali lagi ke masalah pegawai, jadi harus bersyukur lah siapapun yang telah menjadi pegawai karena kesempatan tersebut sudah anda dapatkan dan berusahalah untuk menjadi yang terbaik dan profesional dalam menekuni profesi anda. Tidak ada sesuatu pun yang berjalan dengan mulus tanpa hambatan dan rintangan karena dari situ kita bisa mendapatkan pelajaran tambahan yang tidak ternilai, jadi jangan dianggap suatu masalah dalam pekerjaan merupakan suatu hambatan tapi jadikanlah sebagai soal yang harus diselesaikan.
Sebagai seorang pegawai tentunya harus mengikuti aturan-aturan yang ada di tempat kita bekerja dan itu sudah merupakan suatu kewajiban meskipun kadangkala ada suatu aturan yang bertolak belakang dengan prinsip kita dan itu akan sangat mengganggu. Bagaimana kita mensikapi hal tersebut ? kembali lagi kepada pola pikir kita, menjadi yang pertama atau menjadi yang kedua. Kalau menjadi yang kedua, kita akan berusaha agar bisa ikut serta dalam pembuatan aturan atau dengan (berani) mencari peluang lain dengan cara berusaha dengan kata lain resign. Agar kita bisa ikut terlibat dalam pembuatan aturan tentunya kita harus bisa membuat diri kita diakui oleh orang lain dalam segi profesionalisme dengan kata lain kita harus meningkatkan kemampuan kita lebih dari pada yang lain sehingga atasan melihat atau menghargai kita, dan itu sangat tidak mudah.
Jadi sebagai pegawai tidaklah mudah, jika tidak sungguh-sungguh maka kita akan selalu menjadi yang harus mengikuti aturan yang dibuat orang. Tapi jika kita bisa menjadi yang terbaik kita juga akan menjadi orang yang bisa membuat aturan.
Sabtu, 02 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar